April 3, 2009

Imuuuut! Please deeeeh!!

Masih inget si Imut kan? Itu lho kucing Pak RT tetangga sebelah rumah kami. Nah, akhir-akhir ini dia benar-benar menguji kesabaran dan ketabahan saya. Sejak yang bersangkutan *caila.. gayanya udah kayak pejabat aja* nggak di kasih makan lagi sama bu RT. Kerjaannya tiap hari kelayapan ke rumah-rumah tetangga. Termasuk rumah saya. Apalagi disini ada mangkuk mpus yang stand by 24 jam penuh.

April 1, 2009

walau matamu seperti buto ijo, dan gigimu kayak cakil, aku tetap cinta kamu Joni

Joni itu kucing cerdas. Saya tahu itu. Dari kecilnya aja, saya nggak pernah kerepotan mengajarinya untuk pup dan pis di luar, menyuruhnya naik tangga Joni, ketika ia nyemplung ke kapling belakang atau duduk manis saat makan tiba dan bahkan menggaruk-garuk pintu karena ingin masuk kamar.

Semua kode yang ia berikan, saya pahami. Semua miaunya saya mengerti.

dilarang buang kucing disini

Masih inget si Malih? Anak kucing yang dibuang orang dan ditinggalkan orang di depan rumah kami minggu lalu?

Nah, kemarin waktu saya selesai belanja di abang sayur yang lewat depan rumah. Abim dan sepupunya, Aceng, anak tetangga yang semula ikut ibunya belanja sayur, akhirnya datang dan main ke rumah.

Rupanya mereka senang melihat ada kucing kecil berbulu gondrong (baca: si malih) yang lagi berjemur panas pagi di lengan sofa dekat jendela depan.

March 31, 2009

Steril itu pilihan

Steril itu pilihan. Itu kata saya lho. Ah… mungkin saya sedang cari pembenaran Tapi, sungguh. Ketika jumlah kucing peliharaanmu mulai bertambah dari waktu ke waktu, dan kamu mulai kerepotan, mulai kehilangan waktu untuk memperhatikan mereka satu persatu. Hmmm… menurut saya sih, sudah waktunya.

tau aja kalau namanya malih!

Namanya Malih. Intonasi pengucapan namanya seperti nama orang betawi asli. Maliiiiiiiiih! kira-kira umurnya sih baru sebulan. Bulunya halus dan panjang. Warnanya seperti mpus Pippy, kombinasi hitam putih. Matanya abu-abu dan hidungnya sedikit pesek.

Persis seminggu yang lalu, ketika kami baru tiba di rumah. Tepat ketika saya sedang membuka pintu pagar, ia ada di depan rumah. Walau ekor mata saya masih sempat menangkap Anggi dan Billa -anak tetangga sebelah- yang tiba-tiba berhenti main di taman depan dan masuk kedalam rumahnya. Saat itu konsentrasi saya penuh pada kucing malang ini. Tampak lemas dan tak berdaya.

February 25, 2009

mpus cupu

masih inget KOKO kan? Nah, bulan ini kucing jantan yang super manja ini umurnya genap satu tahun lho.

Masih hobi miau-miau sambil menggigit lembut tumit kaki saya jika ada yang ingin ia sampaikan. contoh :

1. saya pengen digendong
2. saya lapar mau makan
3. saya pamit mau maen ke halaman belakang
4. saya mau curhat

November 21, 2008

Koko, hap! lalu ditangkap.

Di tengah kekalutan saya akibat jumlah kucing yang terus bertambah di rumah ini, dulu saya pernah berharap, agar Koko hilang saja.
Mungkin nyasar atau diculik orang. Yang penting, jumlah kucing di rumah ini berkurang satu. Bagi saya, Koko kecil tampangnya jelek sekali. Dibanding saudara kandungnya, si manis Kiki yang manja atau si hitam Mimin yang rajin berkebun.